banner 728x250

Apresiasi Warga Cihara Rampungnya Saluran Irigasi : Air Mengalir, Pangan Melimpah

banner 120x600
banner 468x60

LEBAK – Program pembangunan jaringan irigasi tersier dan inisiatif pengelolaan lahan non-rawa di Kampung Cipunaga RT 02/RW 03 Desa Cihara, Kecamatan Cihara, Lebak-Banten, telah selesai dilaksanakan dan mendapatkan sambutan positif serta apresiasi luas dari masyarakat setempat, khususnya para petani. Proyek strategis ini diharapkan dapat secara signifikan meningkatkan ketahanan pangan dan kesejahteraan petani di wilayah tersebut.

Saluran tersier lining satu dengan panjang 216,6 meter dan lining dua 80 meter ini dikerjakan oleh Kelompok Tani KIARA MUKTI, sumber dana APBN 2025, dengan anggaran Rp. 138.000.000, ( Seratus Tigapuluh Delapan Juta Rupiah). Sejak dimulai, pekerjaan berjalan lancar, tepat waktu, serta mengikuti spesifikasi teknis yang telah ditetapkan. Kondisi lapangan yang cukup mendukung serta koordinasi yang baik antara kelompok tani, pelaksana, dan pemerintah setempat, pembangunan ini hampir tidak menemui hambatan berarti.


Pembangunan saluran irigasi ini menjadi kebutuhan yang sangat penting mengingat sebagian besar warga di Desa Cihara menggantungkan hidup pada sektor pertanian. Dengan adanya saluran tersier yang baru dan lebih baik, aliran air ke area persawahan dapat tersalurkan secara optimal sehingga mampu meningkatkan produktivitas lahan.

Tak hanya menjadi proyek fisik, pembangunan ini dirasakan membawa harapan baru bagi para petani. Warga wilayah Cihara, yang selama ini sangat mengandalkan irigasi untuk mengolah lahan pertanian, menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas rampungnya pembangunan saluran tersebut.


Salah satu warga Cihara menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada pemerintah dan kelompok tani KIARA MUKTI.

“Kami warga Cihara mengucapkan terima kasih kepada pemerintah dan kelompok tani KIARA MUKTI. Saluran ini sangat bermanfaat bagi kami para petani. Irigasi sekarang lebih lancar dan ini sangat membantu meningkatkan ketahanan pangan di desa kami. Pembangunan seperti ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya. Selasa (9/12/2025).

Saluran tersier ini diharapkan menjadi bagian penting dalam memperkuat ketahanan pangan di Kecamatan Cihara. Dengan irigasi yang baik, para petani dapat mengolah lahan lebih efektif, meningkatkan hasil panen, dan mendorong kestabilan produksi pertanian di daerah tersebut.

Menurut Ketua Kelompok Tani KIARA MUKTI, Ja’i, pengerjaan saluran lining satu dengan panjang 216,6 meter, sementara lining dua telah selesai sepanjang 80 meter.

“Setelah dilakukan pengerjaan, lining satu bertambah menjadi 234 meter dan lining dua menjadi 86,80 meter,” ujar ketua kelompok.

Ja’i menambahkan bahwa upaya swadaya masyarakat berhasil menambah panjang saluran yaini lining satu mendapat tambahan 17,4 meter dan lining dua 6,8 meter. Namun, masih terdapat 247 meter jaringan yang belum terealisasikan.

“InsyaAllah tahun depan akan diajukan lagi,” katanya dengan nada optimis.

Program-program Pembangunan Irigasi Tersier yang sedang berjalan, termasuk pembangunan saluran irigasi seperti di Kampung Cipunaga Desa Cihara, menjadi bukti nyata hadirnya negara dalam mendukung petani dan memastikan hasil pembangunan benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat di tingkat bawah.

Dengan selesainya pembangunan ini, warga berharap agar keberadaan saluran tersier dapat terus dirawat dan dimanfaatkan secara maksimal sehingga manfaatnya dapat berkelanjutan bagi generasi mendatang.(K, San)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *