Lebak, wartalintasdesa.web.id– Komunitas motor Asak’s 95 Ngelantour akan menggelar kegiatan touring wisata religi ke Gunung Karang, Pandeglang, Banten, pada Sabtu, 3 Mei 2025 mendatang. Touring ini merupakan bagian dari agenda tahunan komunitas yang bertujuan untuk memperkuat jalinan silaturahmi antar anggota serta menumbuhkan kecintaan terhadap alam dan budaya lokal.
Gunung Karang dikenal luas di kalangan pendaki dan pecinta alam sebagai salah satu puncak tertinggi di Banten, yang sering dijuluki sebagai “Atap Negeri Banten”. Selain menjadi tujuan pendakian, kawasan ini juga merupakan lokasi ziarah yang populer. Di puncaknya, terdapat Sumur Tujuh, sebuah situs yang dipercaya memiliki nilai spiritual tinggi dan kerap dijadikan tempat berdoa serta pengambilan air yang dianggap membawa keberkahan.

Ketua Panitia Touring, Ariyana, menjelaskan bahwa touring kali ini tidak semata-mata menjadi ajang berkendara, tetapi juga sebagai sarana untuk meningkatkan nilai-nilai spiritual dan kepedulian terhadap lingkungan.
“Kami ingin menjadikan perjalanan ini sebagai momen mempererat silaturahmi, mencintai alam, sekaligus memperdalam spiritualitas. Gunung Karang dan Sumur Tujuh merepresentasikan kekayaan alam dan budaya yang luar biasa, serta menjadi pengingat akan kebesaran Tuhan,” ujar Ariyana saat ditemui di Rangkasbitung, Jumat (25/04/2025)
Ia juga mengimbau seluruh anggota komunitas untuk berpartisipasi secara aktif dan tetap menjaga keselamatan selama perjalanan.
Salah satu anggota komunitas, Agus Abo, menyambut positif kegiatan ini.
“Touring ke tempat-tempat seperti ini memberikan pengalaman yang lebih dari sekadar hiburan. Ada unsur kontemplasi, rasa syukur, dan kedekatan dengan alam,” kata Abo
Senada dengan itu, Yustono, anggota lainnya, berharap kegiatan ini bisa menjadi contoh bahwa hobi bermotor dapat diarahkan pada hal-hal positif.
“Semoga ini bisa menjadi inspirasi bahwa komunitas motor juga bisa berkontribusi dalam mempererat kebersamaan dan mempromosikan nilai-nilai budaya serta spiritual,” ucap Yustono.
Kegiatan ini rencananya akan diikuti oleh puluhan anggota komunitas dari berbagai daerah di Banten dan sekitarnya. (Ajat)


















