Serang,- Terkait berita dugaan proyek pembangunan jalan poros desa Sanding yang jumlah hari kerjanya banyak di pertanyakan. Dan bangunan yang di hasilkan juga sudah pada retak.
Muhamad Rosid Selaku Kepala Desa Sanding mengundang awak media ke Kantor Desanya pada tanggal 30/04/2025 terkait pemberitaan yang sudah tayang pada hari Minggu 27/04/2025
Dirinya tak mau kalau ini menjadi persoalan di Desanya, karna dirinya ada tujuan untuk naik haji, apa lagi jalan tersebut sudah lama dan belum pernah ada pembangunan, terangnya.
Tidak hanya itu, Rosid juga mengatakan kepada awak media bahwa siapa pun yang datang ke kantor desa, saya pasti temui, bahkan yang sudah sudah dari beberapa media ketika berkunjung saya perhatikan, hanya saja terkadang ada oknum sudah mah di kasih oleh TPK, terus datang ke saya maka dari itu biar semuanya kesaya saja satu pintu, karena yang membuat miris ketika sekali datang dari wilayah timur rombongan sampai delapan orang disusul lagi ada yang datang empat orang, jadi saya merasa pusing terlalu banyak media yang datang itulah alasan saya kenapa setiap ada chat atau nomor baru jarang saya jawab, ucapnya.
“Apalagi ada dari salah satu oknum wartawan, sekali datang puluhan di tambah lagi dari media ini dan itu, sekali datang bawa rombongan, bagaimana coba? kan pusing sampai-sampai di saku tinggal uang 300 ribu saya kasihkan semua silahkan bagi-bagi, saya sudah tidak ada uang lagi, ungkapnya.
Hal yang sama, Enjat Selaku TPK saat di konfirmasi, ia mengatakan kemarin saya bukan tidak mau menemui dan membalas chat apalagi menjawab, itu kan hari Minggu libur, dan lagi kemarin saya sedang mancing biar tidak stres dan jenuh liburan lah, saya juga kaget tiba-tiba ada berita tayang, tapi mau gimna lagi semuanya sudah terjadi saya serahkan ke pak Kades saja satu pintu biar persoalnya cepet beres, pungkasnya.
Namun sangat di sayangkan, saat awak media menawarkan hak jawab dan kelarifikasi terkait pemberitaan yang sudah Ter up, Rosid Selaku Kepala Desa Sanding diduga meng iming-imingi nominal 300,000 (tigaratus ribu) Kepada awak media dengan dalih pemberitaan di hapus dan persoalanya selesai karna kemarin juga seperti itu imbuhnya.
Sampai berita ini ditayangkan untuk lebih lanjut awak media akan berupaya menemui pihak Kecamatan selaku tim monev. (Briyan)


















