Lebak,- Sejumlah warga Kampung talibukur, Desa Malingping utara, Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak-Banten, melakukan kegiatan gotong royong memperbaiki jalan poros desa yang sudah rusak parah. Sabtu 31/05/2024
Jalan ini merupakan akses vital yang menghubungkan tiga desa, yakni Desa Malingping Utara, Desa Rahong dan Desa Sanghinag.
Perbaikan jalan dilakukan secara swadaya oleh warga karena selama 10 tahun tidak ada perbaikan dari pemerintah. Akibatnya, kondisi jalan semakin memburuk, dengan banyak lubang besar dan bagian jalan yang terkikis oleh air hujan.
Kondisi tersebut mengganggu aktivitas harian masyarakat, khususnya saat musim hujan yang membuat jalan menjadi licin dan berbahaya.
Dengan peralatan seadanya, warga melakukan pengecoran di beberapa titik jalan yang paling parah. Dana untuk perbaikan ini juga murni berasal dari swadaya masyarakat yang prihatin terhadap kondisi jalan yang tak kunjung mendapat perhatian dari pihak pemerintah desa maupun pemerintah daerah. Meskipun beberapa kali para calon pejabat mengungkapkan janjinya, namun saat jadi pejabat justru lupa dengan janjinya, bahkan timsesnya pun tidak pernah keliatan saat warga melakukan gotong royong memperbaiki jalan yang rusak.
Uca, salah satu warga Kampung yang terlibat dalam kegiatan ini, mengatakan bahwa jalan tersebut merupakan akses utama bagi masyarakat untuk beraktivitas sehari-hari, mulai dari bekerja, berdagang, hingga keperluan sekolah anak-anak.
“Jalan ini sangat penting bagi kami. Hampir semua warga lewat sini setiap hari, karena jalan ini poros desa, menghubungkan dua desa. Sekarang kami gotong royong, sumber dana dari swadaya masyarakat,” ujar uca.
Ia juga menyampaikan kekecewaannya terhadap kurangnya kehadiran pemerintah dalam menyelesaikan persoalan infrastruktur di wilayah pedesaan.
Warga berharap dengan adanya aksi gotong royong ini, pemerintah dapat segera turun tangan dan melakukan perbaikan secara menyeluruh.
Jalan poros desa tersebut sangat dibutuhkan oleh masyarakat sekitar untuk mendukung kelancaran aktivitas ekonomi dan sosial.
Kondisi ini menunjukkan bahwa partisipasi masyarakat dalam pembangunan desa sangat penting. Namun, kolaborasi dengan pemerintah juga diperlukan agar permasalahan infrastruktur seperti ini tidak terus-menerus terulang. (Hn)


















