LEBAK – Program ketahanan pangan (Ketapang) yang anggarannya memanfaatkan minimal 20% dana desa untuk mendukung kegiatan seperti pertanian, peternakan, dan perikanan sudah di laksanakan termasuk di desa Cileles Kecamatan Cileles Lebak – Banten.
Diketahui program ini diimplementasikan berdasarkan Keputusan Menteri Desa Nomor 3 Tahun 2025 dan bertujuan untuk meningkatkan kemandirian pangan desa, mengurangi kemiskinan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai kegiatan yang dikelola BUMDesa atau Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) Ketapang.
Dikatakan Restu Prikasih Kepala Desa Cileles, Kegiatan ini untuk meningkatkan ketahanan dan kemandirian pangan, Melalui pengembangan sektor pertanian ini semoga bisa entaskan kemiskinan ekstrem.
Selain itu menurut Restu, juga untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan pendapatan dan lapangan pekerjaan di sektor pangan.
“Semua kegiatan ini sudah direncanakan melalui Musyawarah Desa (Musdes) dengan melibatkan pemerintah desa, BPD, dan masyarakat. Adapun pengelolaannya oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa) dengan menujuk Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) Ketapang,”. jelasnya saat di temui pada acara penanaman padi program Ketapang, Jum’at (17/10/2025) berlokasi di pesawahan wilayah blok Sabrang desa Cileles.
Lanjut Kepala Desa Cileles, Program Ketapang juga meliputi berbagai kegiatan seperti penyertaan modal, penyediaan bibit unggul, pendampingan teknis, hingga pemasaran hasil panen.
” Sebetulnya bisa mencakup beragam usaha lain juga seperti budidaya jagung, peternakan ayam, dan perikanan namun saat ini di desa Cileles baru mengembangkan usaha budidaya padi merk super,”. pungkasnya.
Pada kegiatan program Ketapang tanam padi super dihadiri Camat Cileles, PKK Kecamatan Cileles, Kasi ekbangsos Kecamatan Cileles, pendamping desa, Kepala Desa dan Prades Cileles. (Hd)


















