banner 728x250

Diduga Kurang Pengawasan, Pemasangan Plastik pada Pembangunan Jalan Rabat Beton Kurangi Kualitas Pekerjaan

banner 120x600
banner 468x60

Lebak,- Pembangunan jalan rabat beton di Desa Cipendeuy, Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak-Banten, diduga tidak sesuai dengan Rancangan Anggaran Belanja (RAB) karena tidak dipasangnya plastik beton sebagaimana mestinya. Hal ini berpotensi melanggar aturan dan standar pelaksanaan proyek, serta dapat mengakibatkan jalan cepat rusak. Selasa (08/07/2025).

Pemasangan plastik pada proyek rabat beton memiliki fungsi penting sebagai lapisan pelindung agar campuran semen tidak meresap ke dalam tanah. Jika semen larut ke tanah, mutu serta kekuatan beton akan berkurang, sehingga tidak sesuai dengan spesifikasi dan volume yang ditentukan.Hal ini terutama menjadi masalah jika ada anggaran dana talang yang seharusnya dialokasikan untuk memastikan pemasangan plastik secara benar.

Dari hasil investigasi tim dan informasi yang di kumpulkan dari berbagai sumber di lapangan, dalam pengerjaan Proyek Rabat Beton pembangunan jalan lingkungan yang ada di Kp. Cidangdang, Desa Cipeundeuy, di duga dengan pemasangan plastik pada proyek yang menggunakan dana negara sangat merugikan.

“Apabila pemasangan plastik tidak dilaksanakan, maka akan berdampak pada kualitas rabat beton. Hal ini merugikan negara dan masyarakat karena berpotensi menyebabkan jalan cepat rusak, Hal ini terutama menjadi masalah jika ada anggaran dana talang yang seharusnya dialokasikan untuk memastikan pemasangan plastik secara benar.

Meskipun pemasangan plastik sering dianggap sepele, fungsinya sangat vital dalam menjaga kualitas struktur beton.

Ditemui dilokasi, sumber yang tidak bisa di sebutkan namanya mengatakan, memang betul pak…!!! tengah bangunan rabat beton ini tidak memakai plastik, pemasangan plastik hanya dilakukan di sisi kanan dan kiri (bagisting), sementara bagian tengahnya dibiarkan tanpa lapisan plastik” Kami di kasih plastik yang lebar 1 meter dan di bagi dua jadi setengah-setengah untuk alas kanan kiri,” ungkapnya.

Menanggapi temuan ini, Sekdes Cipeundeuy Tomi., ketika dikonfirmasi di kantor Desa pada hari yang sama, mengaku tidak tau pengerjaan proyek tersebut.“tidak tau ya, saya kan sudah ngasih material plastik, di pake engganya tanya aja sama yang kerja,” pungkasnya pada awak media, Senin (07/07/2025).

Proses Pengerjaan kegiatan bangunan jalan di lokasi

Dengan nilai anggaran sebesar Rp18.236.900 (Delapan belas juta dua ratus tigapuluh enam sembilan ratus rupiah ), dan polume 0,10 x 2.00 x 41, pemasangan plastik seharusnya dilakukan secara menyeluruh.

Namun, saat dikonfirmasi via Whatsapp, pihak Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) Desa Cipeundeuy belum ada jawaban.

Sampai berita tersebut diterbitkan, wartawan Buana Sena Media, masih berupaya menghubungi pihak-pihak yang bersangkutan. (K’San)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *